Tampilkan postingan dengan label Abstrak Thesis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Abstrak Thesis. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Maret 2018

ilmu hati

Tajalli Allah Pada Diri Insan Ketika bayi di Alam Rahim [di dalam air ketuban] belum ada nyawa, baru ada hidup yaitu adanya RUH, RASA pendengaran dan Nafsu Muthmainah, dari Alam Rahim bayi pindah ke Alam Dunia, dan SIFAT FITRAH RUH berubah sifat menjadi ROH, ketika kontak dengan Alam Dunia itulah adanya NYAWA, nyawa adalah DARAH ada di bawah kulit di atas permukaan daging, adanya NAFAS adalah adanya HIDUP, adanya HIDUP adalah karena adanya DZAT dan SIFAT. 1. RUH SULTHONIYAH ( HAK ALLAH ) Tempatnya di hati, jika Ruh ini keluar dari jasad, manusia akan mengalami kematian [Nafas] 2. RUH RUHANIYAH ( HAK RASULULLAH ) Tempatnya di dada [Jantung] dan pada 360 sendi = 360 hari, badaniyah bukan raga, Satu badan satu atap [Menyeluruh] 3. RUH MAKODIYAH Ruh ini yang suka meninggalkan jasad, termasuk mimpi, mimpi yang benar adalah kita bisa mengingatnya dan menceritakannya dengan jelas, walaupun kejadian mimpinya sudah lama. 4. RUH DINNIYAH / JASADIYAH Berdirinya Islam, Fitrah diri/Fitrah Agama, Ruh Samawi 5. RUHUL QUDUS RASULULLAH SHALALLAHU ‘ALAIHI WASSALAM 1. RUH SULTHONIYAH > INJIL > PENCIUMAN 2. RUH MAKODIYAH > TAURAT > PENDENGARAN 3. RUH DINNIYAH > AL – QUR’AN > PENGLIHATAN 4. RUH RUHANIYAH > ZABUR > PERKATAAN Hakikat NYAWA adalah RASA JASMANI, olahan dari API – ANGIN – AIR – BUMI pada waktu itu mata terbuka belum bisa melihat, telinga belum bisa mendengar, hidung belum bisa mencium, mulut belum bisa berkata, hanya ada suaranya saja, setelah diberi asi atau makanan apa saja yang berasal dari saripati Api, Angin, Air dan Bumi, maka dari saripati yang empat (SAEPI 4) ini, menjadi NUR DARAH yang empat macam : 1. NUR DARAH MERAH dari Saripati API, adanya pada DAGING, membesarkan dagingnya bayi, hawanya keluar melalui TELINGA hingga bisa mendengar. [RUHUS SAMMA’ = RASA PENDENGARAN] 2. NUR DARAH KUNING dari Saripati ANGIN, adanya pada SUMSUM, membesarkan sumsum bayi, hawanya keluar melalui HIDUNG hingga bisa mencium dan merasa. [RUHUN NAFASI = RASA PENCIUMAN] 3. NUR DARAH PUTIH dari Saripati AIR, adanya pada TULANG, membesarkan tulang bayi, hawanya keluar melalui MATA hingga bisa melihat. [RUHUL BASHAR = RASA PENGLIHATAN] 4. NUR DARAH HITAM dari Saripati BUMI, adanya pada KULIT, membesarkan kulitnya bayi, hawanya keluar melalui LIDAH [Mulut] hingga bisa berbicara. [RUHUL KALAMI = RASA PERKATAAN] 5. NUR DARAH BENING Setelah bayi membesar kulitnya, membesar dagingnya, membesar tulangnya, membesar [banyak] sumsumnya, maka keluarlah hawanya, yaitu nafsu yang empat yaitu: 1. NAFSU AMARAH berdomisili pada TELINGA 2. NAFSU SUFIAH berdomisili pada MATA 3. NAFSU LAWAMMAH berdomisili pada LIDAH 4. NAFSU MUTHMAINAH berdomisili pada HATI Datangnya nafsu yaitu keinginan pada waktu di beri ASI, rasa menjadi kontak dengan gulungan Api – Angin – Bumi – Air, sebab itulah adanya air susu asal dari yang empat, buktinya adalah makanan yang di makan oleh Ibu, sebab jika Ibunya tidak makan apa-apa, tidak akan ada air susu, ketika mulut bertemu dengan air susu, tentu ada rasa, rasa enak dan manis, terasa yang enak, sampai ingin lagi tidak mau telat, kalau telat suka ngambek dan menjerit, semua terjadi karena adanya pertemuan / kontak, bukti kontaknya Ibu dan Bapak keluarlah seorang bayi dari Alam Rahim dengan hidupnya, bertemulah hawa Baathin dan Dhohir, ketika kontak dengan Alam Dunia adanya nyawa. Sifat nyawa yaitu nafas, hakikatnya nyawa, rasa adalah buktinya, ketika rasa kontak dengan makanan maka akan menjadi nafsu dan banyak kemauan sudah pasti, dan bibit dari pada kemauan adalah karena tadi sudah merasakan air susu itu enak di rasakannya. Ada enak sudah pasti ada tidak enak. Murakabah enak dan tidak enak sudah tentu, kepada telinga, mata, kepada penciuman begitu juga, sudah pasti ada enak dan tidak enak, bukti di pendengaran juga begitu, ada yang enak di dengar, ada yang tidak enak di dengar sehingga menimbulkan amarah. Jika pendengaran kontak dengan suara yang jelek, kejadiannya menjadi rasa tidak enak, begitu juga jika kontak dengan suara yang baik akan menimbulkan enak, seterusnya begitu. Di mata pun bukti, ada enak di lihat dan tidak enak di lihat, malah ada penglihatan yang suka menimbulkan amarah. Matapun tergantung kontaknya dengan sifat, sifat yang baik dan yang buruk, jika baik maka akan menjadi enak, di penciuman pun begitu ada enak dan tidak enak, sama dengan pendengaran. Semuanya itu adalah bukti dari adanya segala KEINGINAN. SIFAT RASA BAIK dan SIFAT RASA BURUK. ” Tidak ada Tuhan selain Aku. Akulah hakikat DZAT yang Maha Suci, yang meliputi SIFAT-Ku, yang menyertai [ASMA] Nama-Ku, dan yang menandai [AF’AL] perbuatan-perbuatan-Ku .” “ Sesungguhnya AKU ini adalah ALLAH, TIDAK ADA TUHAN (yang hak) selain AKU, maka SEMBAHLAH AKU dan DIRIKANLAH SHALAT UNTUK MENGINGAT AKU ” [At -Thaahaa : 14] AKU = DZAT/Nurullah, SIFAT Laisa kamishlihi syaiun, Dzat yang tidak dapat diserupai oleh sesuatu apapun, tidak ada umpamanya. BILLA HAEFFIN, artinya tak berwarna dan tak berupa, tidak merah tidak hitam, tidak gelap tidak pula terang. BILLA MAKANIN, artinya tidak berarah tidak bertempat, tidak di barat tidak di timur, tidak di utara maupun di selatan, tidak di atas maupun di bawah. DZAT yang berdiri sendiri tanpa adanya ketergantungan kepada mahluk lain ciptaan-Nya, berbeda dengan manusia yang membutuhkan Allah, untuk bisa selamat di kehidupan Dunia dan Akhirat, adanya Alam semesta, Dunia, Arasy, Malaikat, Idajil/Azazil, Iblis, Setan, Jinn dan Manusia, dan semua ciptaan-Nya yang ada, adalah karena akibat dari adanya Dzat Yang Maha Suci. 1. ALAM AHADIYAT. Sebelum Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan Alam-alam, termasuk Alam Semesta, Arasy, Bumi dan Langit beserta isinya, yang ada hanyalah Dzat di Kesunyian Sejati Martabat Yang Maha Suci, Alam Tunggal Sejati, Ghaibul Ghaib. Ahadiyat tadi di 2. ALAM WAHDAT/Alam DZAT. SIFAT adalah Laisa kamishlihi syaiun, bukti adanya JAUHAR AWWAL RASULULLAH atau samudra hidup, pohon nyawa, wadah amal, kubur sejati, hidupnya segala rupa, seluruh isi tujuh lapis bumi dan tujuh lapis langit, asalnya yaitu dari cahaya yang satu, yaitu JAUHAR AWWAL RASULULLAH atau RUH ILMU RASULULLAH utusan Maha Agung. DZAT/NURULLAH yang menjadikan Alam Dunia dan isinya, TIDAK PISAH dan TIDAK JAUH, DZAT dan SIFAT. Sifat = Jauhar Awwal Rasulullah = Hakikat Muhammad [Ruh Ilmu Rasulullah] atau disebut SEJATINYA SYAHADAT, yaitu syahadatnya DZAT dan SIFAT, Ahadiat dan Wahdat, sudah tidak pisah, seperti gula dan manisnya. Ibarat ; DZAT adalah MANIS, SIFAT adalah GULA DZAT adalah WANGI, SIFAT adalah BUNGA DZAT dan SIFAT adalah PASTI. TIDAK AKAN ADA SIFAT, JIKA TIDAK ADA DZAT, begitupun sebaliknya. JAUHAR AWWAL RASULULLAH yaitu cahayanya Allah. Keadaan di 3. ALAM WAHIDIYAT, yaitu Nur Ilmu Rasulullah sinarnya yang empat rupa dari Jauhar Awwal Rasulullah. Dzat Sifat-Nya Allah sifatnya sangat halus, mengeluarkan cahaya empat rupa ; MERAH, KUNING, PUTIH, HITAM disebut NUR ILMU RASULULLAH [Nur Muhammad] yaitu Hakikat Adam bibit untuk Alam Dhohir atau Asmanya Allah, yang empat menjadi lafadz ; ALIF – LAM – LAM – HA, tadinya adalah Asma Allah. Di alam ketiga yaitu Alam Wahidiyat, DZAT yang pertama disebut, dua SIFAT, barulah ASMA nomer tiga, kenyataannya sesudah adanya NUR ILMU RASULULLAH atau Hakikat Adam, yang tiga bergulung jadi satu ; Allah – Muhammad – Adam = “ Wa nahnu aqrobbu ilaihi min hablil wariid “ = Sifat -sifat diri 4. ALAM ILMU di telusuri dari kenyataan DZAT, SIFAT, dan ASMA Allah, yang keempatnya AF’AL Maha Suci, yaitu Alam Ilmu, API – ANGIN – AIR – BUMI disebut ARWAH yang menjadikan RUH dan DARAH, bibit Adam Manusia, jadi, Api, Angin, Air, Bumi adalah dari sinarnya Nur Ilmu Rasulullah, Af’alnya Allah Yang Maha Agung, buktinya kekuasaan Allah adalah adanya Alam Dunia dari Nur Ilmu Rasulullah cahaya yang empat. Cahaya MERAH sinarnya menjadi API Cahaya KUNING sinarnya menjadi ANGIN Cahaya PUTIH sinarnya menjadi AIR Cahaya HITAM sinarnya menjadi BUMI Dari cahaya empat rupa itu, dihidupkan oleh sinarnya Matahari, sifatnya yaitu terang, jika di dunia tidak ada terang, manusia dan tumbuhan akan mati, akan tetapi Matahari tadi tidak akan terang, jika tidak terkena sinar Dzat Sifat-Nya, tidak ada bedanya lahir dan baathin, di dhohirnya menjadi nyata, API, ANGIN, AIR, BUMI menjadi Asma Allah yaitu ALIF – LAM – LAM – HA. Matahari bisa terang, yaitu yang menjadi Tasjidnya, yang menghidupkan semua, di dunia juga pasti ada Asmanya Yang Maha Agung, satu cukup untuk semua, sifatnya meliputi. 5. ALAM AJSAM, adalah nyatanya jasad manusia berasal dari bumi, air, api, angin, syariatnya terasa, semuanya dari proses nabati dan hewani, tanaman yang ditanam menjadi besar karena adanya unsur bumi, api, air, angin, tidak ada unsur yang kurang satupun. Kejadian di diri manusia, yaitu kulit, daging, tulang, sumsum menjadi nafsu empat rupa : 1. Nafsu Amarah dari DAGING hawanya keluar melalui TELINGA 2. Nafsu Lawammah dari SUMSUM hawanya keluar menuju MATA 3. Nafsu Sufiah dari KULIT hawanya keluar menuju MULUT 4. Nafsu Muthmainah dari TULANG hawanya keluar menuju HIDUNG. 6. ALAM MITSAL diwajibkan oleh Maha Suci, manusia harus ikhtiar, harus mencari ilmu, untuk mengetahui asal, asal jasad waktu di Qadim, yaitu yang empat tadi. Nur ilmu Rasulullah, MERAH, KUNING, PUTIH, HITAM, asalnya jasad manusia, jika manusia sudah kenal kepada empat perkara, dengan yakin dan di dasari ilmu yang haq, itulah alam Mitsal, yaitu ma’rifat kepada alam tadi. 7. INSAN KAMIL adalah sudah ma’rifat kepada Dzat Sifat Yang Agung, yaitu Jauhar Awwal Rasulullah, sejatinya syahadat, sejatinya Iman, bibit nyawa semuanya. Insan Kamil artinya manusia sempurna [mukmin sejati] sudah sampai kepada asal, yaitu samudra hidup, kesempurnaan nyawa, pasti bisa pulang kepada asalnya yang dahulu, asal dari Allah kembali kepada Allah, Allah sudah janji, kepada siapapun manusia yang tahu, yang ma’rifat kepada Dzat Maha Suci, sewaktu di dunia, terus sampai ke Akhirat, tidak akan pisah dengan Dzat Yang Maha Agung, jika buta waktu di dunia, maka di Akhirat akan lebih buta lagi, tidak akan bertemu dengan terang, gelap sudah pasti karena tidak bisa melihat Dzat Yang Maha Agung, sewaktu gelap sudah pasti Neraka, karena di dunia tidak mencari ilmu dan ibadah, sibuk mengantar NAFSU DHOHIR. Ibarat ; DZAT adalah WANGI, SIFAT adalah BUNGA DZAT adalah MANIS, SIFAT adalah GULA TIDAK PISAH dan TIDAK JAUH Syahadatnya Dzat dan Sifat, Ahadiyat dan Wahdat. Ilustrasi : DI LUAR NAMA : DZATTULLAH yaitu disebut Alam, inilah yang memangku/menopang Alam Dunia SIFATULLAH adalah Nur Ruh Ilmu Rasulullah seluas langit, tidak ada yang keluar dari DZAT SUCI, semuanya terliputi oleh satu cahaya. ASMATULLAH adalah Api, Air, Angin, Bumi, Asma yang Agung. Satu, cukup untuk semua, Api, Air, Angin, Bumi menjadi huruf ALIF – LAM – LAM – HA. AF’ALULLAH yaitu hawa yang menghidupkan bumi dan isinya DI DIRI MANUSIA : DZATULLAH nyatanya di diri, buktinya adalah sekujur badan, yang memangku keadaan, segala hal yang menyangkut keadaan pada wujud SIFATULLAH nyatanya adalah rupa, rupa manusia tidak ada yang sama dengan manusia lainnya, hanya satu di alam dunia, tawilnya adalah ALLAH HANYA SATU. ASMATULLAH yang bukti di badan adalah ; KULIT, DAGING, TULANG, SUMSUM, menjadi lafadz Asma Allah yaitu ; ALIF – LAM – LAM – HA. AF’ALULLAH yaitu geraknya wujud, semuanya diringkas kepada yang empat rupa, nyatanya Dzatullahi, yaitu perkataan, sebab perkataanlah yang menjadikan semuanya, yaitu keramaian Alam dhohir, adanya kemauan manusia, sehingga menjadi bukti dengan adanya gedung, rumah, mobil dll karena adanya bibit dari Dzat. Dari Ibn Abbas r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. sabdanya : “FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA APA YANG DI CIPTAKAN ALLAH, TETAPI JANGANLAH KAMU MEMIKIRKAN TENTANG DZAT ALLAH..” [HR Abu Syeikh] Abu Dzar r.a., dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam. sabdanya : “FIKIRKANLAH MENGENAI SEGALA MAKHLUK ALLAH, DAN JANGANLAH KAMU MEMIKIRKAN TENTANG DZAT ALLAH, KARENA YANG DEMIKIAN MENYEBABKAN KAMU BINASA [DALAM KESESATAN]” [HR Abu Syeikh] ” FIKIRKANLAH OLEHMU SIFAT ALLAH DAN JANGAN KAMU MEMIKIRKAN AKAN DZAT-NYA. ALLAH MELIPUTI SEGALA SESUATU ” [Al-Fushilat : 54] ”Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia [yang berhak disembah], yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian. Tak ada Tuhan melainkan Dia [yang berhak disembah] Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” [Ali-Imran:18] “Wa kawa ‘Idul Imani, wajibul wajib” Semua umat Allah wajib marifat, harus tahu kepada iman sejati, iman yang satu yaitu kepada DZAT MAHA SUCI. SIFAT Laisa kamishlihi syaiun adalah JAUHAR AWWAL RASULULLAH, TANDA KENYATAAN ADANYA DZAT. JAUHAR AWWAL RASULULLAH isinya adalah RUH ILMU RASULULLAH, yang Awwal Akhir di ciptakan oleh Allah. Ainal yakin dengan Ilmu, supaya bisa pulang, pulang kembali kepada Dzat, hakikatnya manusia berasal dari Dzat, akan tetapi manusia tidak perlu tahu kepada Dzat, tetapi carilah utusan Dzat, yang disebut Jauhar Awwal Rasulullah, inilah jalan pulang yang sempurna. “Illa anna awalla’nafsah fardhu ‘ain” Pertama hal ibadah adalah tahu kepada sejatinya hidup, sifat hidup harus di dapat, diri yang mana yang harus di cari? Apakah jasmani yang terlihat? Yang harus dicari adalah badan Ruhani atau Jiwa. Sejatinya syahadat adalah bibit segala rupa yaitu Jauhar Awwal [Ruh Ilmu Rasulullah] Samudra Ilmu dan Kehidupan. “Ru’yatullahi Ta’ala fi dunya bi’ainil qolbi” Melihat Hakikat Allah Ta’ala di Dunia oleh mata Baathin. Bila Qolbu manusia sudah dianugrahi Sifat Nur Ilmu Rasulullah, Qolbunya bisa dipakai untuk tempat melihat kepada Allah Ta’ala melalui mata Baathin karena sudah diberitahu oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah, sehingga bisa merasakan ni’mat dari Dunia sampai di Akhirat, sudah tidak merasakan berpisah dengan Sifat Nur Ilmu Rasulullah, lantaran wujud itu. Siang dan malam Qolbu ditempati oleh Sifat Nur Ilmu Rasulullah untuk melihat Allah Ta’ala, melalui jalan Syariat, Tharekat, Hakikat dan Ma’rifat, Ilmu Tauhid, Ilmu Fiqih, Ushul Fiqih dan Ilmu Tasawuf. “Ru’yatullohi Ta’ala bil akhiroti bi’ainil arsi” Melihat Allah di Akhirat, tentu sama mata, tidak salah lagi, sebab sudah bersatu seperti gula dan manisnya. Wajib hukumnya mencari tahu diri, diri yang sejati, diri manusia, sebenar-benarnya diri. Cahaya empat rupa adalah ; NARUN [Merah] HAWAUN [Kuning] MA’UN [Putih] TUROBUN [Hitam] yaitu badan ruhani [jiwa], inilah yang harus ketemu, jasmani harus hilang, tapi jangan hilang tanpa sebab, hilangnya harus terganti oleh cahaya empat rupa [Sifat Nur Ilmu Rasulullah] hilangnya badan jasmani, harus terganti oleh badan ruhani. Jas artinya adalah baju, mani adalah badan ruhani, baju adalah bungkus, bungkusnya ruhani, manusia tidak akan mendapatkan hasil, jika hanya mengetahui badan nyata saja, harus di buka dulu bajunya, supaya bisa ketemu dengan isinya, badan jasmani adalah hijabnya kepada Yang Maha Suci, jika tidak hilang wujudnya dulu, maka isinya tidak akan ketemu, diibaratkan kucing, maksud kucing hendak ngintip tikus keluar dari liangnya, tapi kucingnya diam di depan liang tikus, akhirnya tikus malah mati karena tidak bisa keluar, tentu saja tidak akan hasil, kucing diibaratkan jasad, tikus ibarat yang Latif, tidak akan ketemu jika rasa jasad tidak hilang. Jika kucing menginginkan agar tikusnya keluar dari liang, tentu saja kucing harus pergi menjauhi liang tikus, barulah tikusnya keluar, sama seperti di diri manusia, jika ingin ma’rifat kepada Dzat Allah Ta’ala, harus merasa pasti, merasakan bahwa manusia tidak memiliki jasad. Rasa jasmani harus hilang, terganti oleh Rasa Rasulullah [SIFAT NUR ILMU] > Ladun Qolbin Salim > Ladunni > Hati yang selamat. Rasa ni’mat yang sejati [Ni’mat Islam, Ni’mat Iman] karena saking ni’matnya melihat kepada Dzat Maha Agung, tentu merasa hilang dunia dan jasmani [Iman Akhirat, Rasa Akhirat] “Waman aroffa nafsahu, faqod aroffa robbahu…man aroffa robbaha, faqod jahilan nafsah” “Lahaula wala quwata, illa billahil aliyil ‘adim”… Barang siapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya, barang siapa mengenal Tuhannya pastilah bodoh dirinya … Shalat sejatinya adalah ketika waktu Nafi Isbat bergulung, menerapkan Muhammad af’al. Ta’udz dan Bismillah untuk berlindung kepada Yang Maha Agung, disinilah adanya kebersamaan, yang empat bersatu, hilangnya dunia dan wujud, bertemu dengan wujud Agama, barulah dikatakan Islam jika sudah ketemu kepada sejatinya Agama/Ruh Samawi [Fitrah Agama] yaitu hidup manusia, tentu wajib hukumnya, untuk tahu kepada sejatinya Agama, agar ibadah menjadi sah, tahu bibit rukun Islam, rukunnya yang empat di badan: 1. Penglihatan 2. Pendengaran 3. Penciuman 4. Perkataan. yang ke lima adalah Rasa Rasulullah [penguasa RASA] jadi hakikatnya shalat adalah wujud rupa diri. “Ash-shalatul Mi’rajul Mu’minin“, “Shalat itu adalah mi’rajnya orang-orang mukmin“. IHKROM – MI’RAJ – MUNAJAT – TUBADIL Artinya adalah shalat sejati, syariatnya ada di Mekkah, ketika orang pergi Haji, hakikatnya ada di pulau Jawa. IHKROM Bersiap-siap, menyiapkan tekad sebelum pergi, ibarat burung niat ingin terbang, sayapnya sudah dibentangkan tapi tidak dikepakkan. MI’RAJ Jika sudah dengan terbang dan melayang, sudah meninggalkan Alam Dunia, lupa kepada Alam Dhohir. MUNAJAT Sudah mau sampai ke Alam Baathin. TUBADIL Sudah sampai kepada yang yang dituju, yaitu Baitullah suci, Baitullah sejati, bukan di Utara, bukan di Selatan, tidak di Timur dan di Barat [Billa haefin, Billa makanin] inilah yang di maksud hakikat Ka’bah atau Kubah [rongga dada manusia] Itiqod [tidak terkena rusak] kiblat nyawa yang sempurna yaitu Dzat Yang Maha Agung, sifatnya cahaya padang halus, terang benderang atau Jauhar Awwal Rasulullah, samudra ilmu dan hidup, kiblat waktu wafat. Bertemunya ASHHADU = Allah dan WA ASHHADU = Diri Manusia [Ghoib] Sebab itu kiblat wafat wajib harus di ketemukan, jika tidak ketemu dikhawatirkan jadi gentayangan, nyawa tidak sampai kepada asalnya dahulu, pantas adanya Neraka yaitu siksaan diri, sebab tidak menemukan jalan pulang yang sempurna, mumpung di dunia harus bersungguh-sungguh mencari jalannya wafat, agar nyawa bisa pulang, BAB IBADAH sudah ada patokan yaitu Al-Qur’an dan Hadist, sudah mencukupi, tinggal bersungguh-sungguh menghafal dan prakteknya, kalau jalan mati, itu lain aturan, itu adalah penghujung, ujungnya harus wafat, yang ibadah dan yang tidak, semua manusia akan mengalami kematian, syariatnya sama, ada sekaratnya… Sayyidina Ali r.a. pernah ditanya oleh seorang sahabatnya bernama Zi’lib Al-Yamani, “Apakah Anda pernah melihat Tuhan?” Beliau menjawab, “Bagaimana saya menyembah yang tidak pernah saya lihat?” “Bagaimana Anda melihat-Nya?” tanyanya kembali. Sayyidina Ali r.a. menjawab, “Dia tak bisa dilihat oleh mata dengan pandangan manusia yang kasat, tetapi bisa dilihat oleh hati dengan HAKIKAT KEIMANAN “. Jika manusia yang ma’rifat, mutajilah sudah pasti, sebab menjirimkan Allah terlihat oleh mata kepala, yang berarti ada dua diri, Allah adalah NAFI ISBAT, ada Isbat hilang Nafi, ada Nafi hilang Isbat, Isbat adanya pasti, wujud jasmani, Nafi adanya Jiwa, untuk Nafi Isbat-nya harus tidak ada. SIFAT NUR ILMU RASULULLAH adalah JAUHAR LATIF. Cahaya halus yang menghidupkan wujud manusia, matahari dalam wujud jagad shagir, yang tidak terlihat oleh mata kepala, dan hanya bisa di lihat dengan MATA BAATHIN. AL – ILMU NURULLAH > Ilmu Sifat untuk mengabdikan diri kepada Allah dan Rasulullah, Ilmu Sifat tidak akan samar, wangi bunga rose tidak akan tertukar dengan wangi bunga melati. ‘Ain > Iliyin tempat tertinggi yang bisa di capai oleh orang berilmu. Ilmu Ladunni/Ilmu Sifat, yaitu pengetahuan yang diperoleh melalui proses kegiatan pengamalan, mulai dari mandi, shalat, wirid, baca Qur’an dll. Melalui jalan Syariat, Tharekat, Hakikat dan Mari’fat. Tuhan hanya bisa dikenal jika Dia sendiri berkehendak untuk dikenali. Sifat Nur Ilmu adalah kendaraan bagi baathin untuk sampai ke sisi-Nya, melalui Sifat Rasa Rasulullah. Tidak ada manusia yang bisa langsung ma’rifat kepada Allah Ta’ala, kecuali Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam melihat langsung dan berdialog dengan Allah Ta’ala. Sifat Nur Ilmu ini akan menerangi qolbu, baathin, hati dan ruh, Sirr nya berperan menyingkap tabir hakikat dan mengenal akan Allah Ta’ala. Hakikat akan diketahui apabila seseorang giat mendalami pengetahuan tentang hakikat melalui proses pengamalan, khalwat atau tirakat, muqarobah, mandi, sholat, wirid melalui bimbingan Guru Mursyid > Allah, Ilmu Ma’sum > Ilmu Syafa’at yang bisa memisahkan unsur Sifat Malaikat [NURR] dan unsur Sifat Jinn [API] di dalam darah (Sifat darah ), seorang guru wajib menguasai 12 pan Ilmu, jika ilmunya tidak ma’sum, maka dikhawatirkan bangsa mahluk halus akan ikut-ikutan nyusup/masuk ke dalam pengamalan, sehingga seseorang itu tidak merasa bahwa di dalam dirinya sudah di tempati oleh Jinn, merasa berilmu padahal Jinn yang mengendalikan. Sifat Nur Ilmu adalah cahaya yang menerangi hati dan mengeluarkannya dari kegelapan serta membawanya untuk menyaksikan sesuatu dalam keadaannya yang asli. Apabila cahaya atau latifah di diri sudah membuka tirai dan cahaya terang telah bersinar, maka mata baathin dapat memandang kebenaran dan keaslian yang selama ini disembunyikan oleh alam nyata. Semakin terang cahaya Illahi yang diterima oleh hati akan menambah jelas kebenaran yang dapat dilihatnya. Pengetahuan yang diperoleh melalui pandangan mata baathin yang bersumber dari Cahaya Awwal/Jauhar Awwal Rasulullah/Ruh Ilmu Rasulullah inilah yang dinamakan Ilmu Ladunni/Ilmu Sifat/Ilmu Syafa’at/Ilmu Shalat.

contoh formulir

FORMULIR PESERTA PENDIDIKAN LATIHAN DASAR (DIKLATSAR) BANSER GERAKAN PEMUDA ANSOR ANGKATAN 1 WILAYAH BARAT 1 I. Identitas Diri 1. Nama Lengkap : _____________________________________________________ 2. NIK : _____________________________________________________ 3. Tempat/Tanggal Lahir : _____________________________________________________ 4. Alamat Rumah : __________________________________ RT _____ RW ______ : DESA _______________________________________________ : KEC ________________________________________________ 5. Alamat Kantor : _____________________________________________________ 6. Nomor HP, WA, PIN BB, Akun FB HP : ___________________________ WA : ____________________________ Akun FB : __________________________ PIN BB : _________________________ 7. Pekerjaan : ____________________________________________________ 8. Alamat Pekerjaan : _____________________________________________________ 9. Penghasilan : < 1.000.000 1.000.000 s.d 2.000.000 > 2.000.000 II. Pendidikan 1. PendidikanTerakhir : _____________________________________________________ 2. Pendidikan Informal yang Pernah Diikuti : a. ____________________________________________________________________ b. ____________________________________________________________________ c. ____________________________________________________________________ d. ____________________________________________________________________ III. Motivasi menjadi Anggota Banser 1. ________________________________________________________________________ 2. ________________________________________________________________________ 3. ________________________________________________________________________ ……………….., …………….. 2017 Pemohon, _________________________ *) Catatan 1. Melampirkan FC KTP Yang masih berlaku 2. Photo Berwarna Ukuran 3 x 4 (2 lembar)

Minggu, 03 Mei 2015

motivasi kerja

Kata kata bijak motivasi kerja Orang yang ingin bergembira harus menyukai kelelahan akibat bekerja. Janganlah engkau berteman dengan orang jahat karena sifatmu akan mencuri sifatnya tanpa engkau sadari. Plato berkata ,”Orang yang berilmu mengetahi orang yang bodoh karena dia pernah bodoh,sedangkan orang yang bodoh tidak mengetahui orang yang berilmu karena dia tidak pernah berilmu”. Budi pekerti yang tinggi adalah rasa malu terhadap diri sendiri. Plato di Tanya ,”Bagaimana caranya agar seseorang biasa hidup dengan tenang?”. Dia menjawab ,” Jika orang itutidak melakukan kejahatan dan tidak beredih akan sesuatu yang di alaminya,maka dia tentu akan merasa tenang”. Kerendahan seseorang di ketahui melalui dua hal : banyak berbicara tentang hal-hal yang tidak berguna,dan bercerita padahal tidak di tanya. Jangan terlalu banyak mengenal orang .sebab, kalian lebih sering di sakiti oleh orang yang kalian kenal,sedangkan orang yang tidak kalian kenal nyaris tidak dapat menyakiti kalian. Jangan terburu buru nanti akan berakibat malu, haraplah sabar biar jangan dikatakan orang bar bar Motivasi adalah kekuatan untuk terus maju menerjang semua rintangan yg ada tuk meraih apa yg kita inginkan Jauh lebih lega jika kamu telah jujur mengungkapkan rasa kepada dia yg kamu cinta daripada memendamnya dalam hati. Kemampuan terbaikku adalah cara berpikirku. Kemampuan terbaikmu adalah cara berpikirmu Ketika kamu menuliskan kekesalan, ketika itu; kamu hanya akan membuat dirimu mengesalkan Tidak perlu berusaha tuk menjadi oranglain. Sebab, kamu adalah istimewa, dan lebih baik dari mereka Kekurangan ialah kelebihan yang tertutupi. Tidak ada yg perlu ditutup, tetapi cukup membukanya Akan lebih baik jika mengatakan “Aku akan berusaha selalu”, daripada “Aku akan selalu” Kasih yang ditabur kepada sesama, kelak akan membuahkan kebahagiaan Dosa kita kepada yang Maha Kuasa hanya taubat jawabannya, dosa kita kepada sesama berminta maaf penawarnya Dalam duka pasti ada suka. Jangan menyerah; karena dengan putus asa kita tidak lebih dari pecundang ketika seseorang melukaimu, janganlah bersedih Karena Tuhan selalu menitipkan penyembuh buatmu Mereka yang menyambut tantangan, adalah mereka yang memberi ruang pada impian tuk menjadi kenyataan Jangan rendahkan dirimu untuk mendapatkan sesuatu, tapi rendahkan hatimu untuk berikan sesuatu Secara tidak sadar, seseorang yang menyakitimu hanya akan membuatmu semakin kuat! Seseorang menangis, bukan karena ia lemah. tetapi karena dia sudah terlalu lama KUAT. Kamu adalah seorang yang istimewa. Kamu hanya tidak menyadarinya, atau mungkin belum menyadarinya Seorang yang cerdik adalah dia yang memanfaatkan setiap peluang yang ada Mereka yang menyambut tantangan, adalah mereka yang memberi ruang pada impian tuk menjadi kenyataan sakit dlm perjuangan itu hanya sementara. bisa semenit/setahun. namun jika menyerah rasa sakit itu akan terasa selamanya. Jangan remehkan hal-hal sepele. Sebab, dari sinilah hal-hal besar biasanya terwujud Hidup menawarkan begitu banyak pilihan. Pilih serta jalani yang terbaik, dan menjadi seorang pemenang! Tegap langkahmu dalam mengahadi kerasnya kehidupan tidaklah cukup tanpa disertai tegapnya iman Kebohongan hanyalah ketenangan sesaat. Dan bila tidak diselesaikan, akan menjadi kegelisahan seumur hidup Secara tidak sadar, dengan kejujuran; kamu telah menyelamatkan dirimu sendiri Menyelesaikan permasalahan dengan emosi/kemarahan hanya akan menimbulkan permasalahan lainnya Sebab, setiap perbuatan baik akan ada ganjarannya. Biarkan sang waktu yang menjawab mengapa harus marah, ketika ruang “MAAFKAN” masih tersedia? Taburlah sebanyak mungkin kebaikan. Sebab, buahnya akan sangat mendamaikan Jangan katakan sulit. Ketahuilah; tidak ada yang sulit bila dikerjakan dengan sepenuh hati Peluh yang menetes ketika kau mencari nafkah, akan terbayar dengan nikmat dan berkah yang kau makan Tak perlu banyak kata utk menunjukan kau peduli, karena trkadang diam-mu adl cara trbaik u/ mnunjukan kepedulianmu. Jangan berusaha/mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang kamu dapat juga hanya setengahnya. Jangan lelah untuk mencari ilmu karena segala sesuatu di dunia ini perlu ilmu, jika tak ada ilmu maka kita sama saja dengan orang mati, tak akan bisa berbuat apa-apa Datangilah sahabatmu di saat dia susah dan lenyaplah di saat dia bahagia, karena sesungguhnya kamulah yang akan diingat di saat dia sedang susah di saat kamu membantunya Sesungguhnya di saat kesusahan teman, satu senyum yang tulus lebih berharga daripada sejuta kata yang tiada guna. Sesungguhnya masih banyak orang di dunia yang lebih susah dari kita, maka hentikanlah segala keluhan kita dan bersyukur terhadap apa yang kita punya. Berusaha untuk selalu berfikir positif dan optimis dalam semua kesulitan ,Jangan terobsesi pada pengalaman masa lalu atau masa depan, tapi tataplah masa kini. Masa lalu sudah lewat, tak akan kembali lagi, masa depan itu belum terjadi jadi kita tak tahu apa yang terjadi dan akhirnya hanya berangan berharap sesuatu, tapi di masa kinilah, kita harus menentukan dan membuat keputusan terhadap diri kita. Berfikir positif dan optimis terlihat seperti kalimat puisi yang sepele, tapi sdarilah ini sangat penting dalam peran anda mengambil keputusan yang akan menentukan kesuksesan atau kehancuran Bercerminlah dari kesalahan orang lain, selain dari kesalahan diri kita sendiri,bercermin pada kesalahan diri sendiri supaya tidak terjatuh pada lubang yang sama, dan dengan bercermin dari kesalahan orang, maka akan lebih memacu kita agar kesalahan itu tidak menimpa kita. Jujurlah meskipun kejujuran itu membawa kita ke neraka. Tidak akan keadilan bisa ditegakkan selama kita masih acuh terhadap hukum yang ada dan mementingkan kepentingan pribadi. Jika kamu mencintai seseorang, cintailah dia apa adanya, bukan karena kamu ingin dia menjadi seperti yang kamu inginkan, karena sesungguhnya kamu hanya mencintai cerminan diri kamu pada dirinya. Bermimpilah akan sesuatu dan jadikanlah mimpimu itu kenyataan, sesungguhnya tak akan ada dunia ini jika tak ada yang bermimpi Jika kamu gagal mendapatkan sesuatu, hanya satu hal yang harus kamu lakukan, coba lagi!!!! Janganlah kamu mencintai seseorang karena paras/wajahnya, hartanya dan jabatannya, tapi cintai karena kebaikan dan ketulusan hatinya karena diantara itu semua, hanya kebaikan dan ketulusan hatinya yang tetap abadi. Langkah yang bijak akan senantiasa membawa hidup anda ke jalan yang tenang dan bahagia dalam menggapai cita – cita Kata kata bijak tentang Cinta Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian akan membawa kepada kemusnahan.~ (Mahatma Ghandi) Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita? Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah namanya Cinta.Kata kata bijak tentang Cinta sejati untuk kekasih Kata kata bijak tentang Cinta sejati untuk kekasih Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai. Satu titis air mata tu menyapa air mata yg satu lagi,” Saya air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya. Siapa kamu pula?”. Jawab titis air mata kedua tu,” Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu sahaja.” Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu. Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya. Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama. Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya. Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji. Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya. Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. Satu hal yg tak aku suka tentang CINTA: semakin aku menyangkalnya, semakin dia membuatku jatuh cinta. Yes? Cintai BAHAGIA karena dia membuatmu ceria, tapi cintai juga SEDIH karena dia membuatmu dewasa.. Ada banyak cinta yang coba kita perjuangkan, tapi hanya ada satu yang pantas kita pertahankan. Jika kamu terus memfokuskan dirimu pada apa yang tertinggal di masa lalu, kamu tak akan pernah bisa melihat apa yang ada di depanmu. Mungkin aku tidak bisa menjadi cantik fisik seperti apa yang kamu mau. Tetapi aku mempunyai kecantikan lain yang tidak aku tunjukan Menangis lah untuk sesaat. Tertawalah untuk selamanya Jangan sesali apa yang sudah pergi. Jgn tangisi apa yang sudah tiada. Tetapi bangkitlah dan bina kembali apa yang telah hilang dan pergi. Dalam kepala kaum wanita ada kekurangan, tetapi dalam hati mereka ada kelebihan. Kita selalu lupa atau jarang ingat apa yang kita miliki, tetapi kita sering kali ingat apa yang orang lain miliki. Kalaulah anda tidak mampu untuk menggembirakan orang lain, janganlah pula anda menambah dukanya. Cara terbaik menghukum orang yang telah melakukan kesalahan terhadap kita ialah dengan berbuat baik kepadanya. Kegagalan ialah satu-satunya hal yang dapat diraih tanpa pengerahan tenaga sedikit pun. Kalian mungkin mengenalku, tapi kalian tidak memahamiku sepenuhnya Anda akan mempunyai banyak teman jika anda meminati mereka dan bukannya coba membuat mereka meminati anda Kecantikan yang abadi terletak pada keelokkan adab dan ketinggian ilmu seseorang, bukan terletak pada wajah dan pakaiannya. Kesempatan yang kecil seringkali merupakan permulaan kepada usaha yang besar. Jadilah cahaya suram yang kekal abadi sinarannya dan elakkan daripada menjadi cahaya terang yang bersifat seketika cuma. Air mata wanita adalah senjata yang membuahkan kemenangan. Sahabat sejati umpama pohon rindang tempat kita berteduh. Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu. Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Terkadang, bukan kenangan buruk yang membuatmu bersedih, tapi kenangan indah yang kamu tahu, tak akan terulang kembali. Bahagia sempurna adalah ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan tanpa menyakiti perasaan orang lain Apa yg seharusnya kamu cintai, tautkan.. apa yang seharusnya kamu lepaskan, berikan! ikhlaskan! Cinta dan keajaiban memiliki persamaan besar. Keduanya memperkaya jiwa dan mencerahkan hati Masa lalu, jika kamu trlalu larut, brarti kamu menyia-nyiakan “masa kini” dan “masa depan”mu… Be grateful, n enjoy ur life Pikirkan orang yang peduli tentang kamu. Jangan pikirkan orang yang tidak mempedulikan kamu. Itu hanya sia-sia Kata kata Bijak tentang Cinta 2 Cinta datang : Kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan. Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya. Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas kurniaan itu. Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya. Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahawa pada akhirnya menjadi tidak bererti dan kamu harus membiarkannya pergi. Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping. Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut. Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak. Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi. Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya. Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta ! Hal Prinsip Ada 3 Hal dlm dunia yg tdk pernah pasti: (1)Kekayaan (2)Hidup (3)Mimpi Ada 3 hal yg membuat kita sukses: (1)Kerja keras (2)Kemauan (3)Fokus Bebaskan dirimu dari rasa-rasa sakit yang sebenarnya tidak perlu, hanya dibuat-buat oleh perasaan saja Ada 3 hal utk menjaga suatu hubungan tetap awet: (1)Kejujuran (2)Komitmen (3)Pengertian Ada 3 Hal yang paling berharga: (1)Kasih Sayang (2)Keluarga (3)Teman Ada 3 Hal yang tidak boleh hilang: (1)Harapan (2)Keikhlasan (3)Semangat Ada 3 Hal yang dapat menghancurkan hidup seseorang: (1)Keegoisan (2)Memanfaatkan orang (3)Mempermainkan/menggantungkan perasaan seseorang Ada 3 Hal yang menjadi Milik Kita 1. Makanan/Minuman yang telah menjadi darah daging 2. Amal/Ibadah/Prilaku yang telah dilakukan 3. Pakaian yang melekat dibadan saat ini Lainnya , hanyalah titipan. Share this: https://ninaneelofa.wordpress.com/pedoman-hidup/kata-kata-bijak-motivasi-dan-cinta/

Sabtu, 02 Mei 2015

contoh berita acara

BERITA ACARA SERAH TERIMA PIALA BERGILIR LAK Pada hari sabtu tanggal 07 bulan maret tahun dua ribu lima belas, telah dilaksanakan kegiatan lomba aktivitas dan kreativitas (LAK) ke 6 Tempat Kegiatan : MAN KIARAKUDA CIAWI Mata lomba : 1. Futsal 2. volly ball 3. lomba seni Islami 4. LKBB Dengan menimbang, mengingat, memutuskan berdasarkan hasil kegiatan lomba maka yang menjadi juara dari setiap cabang perlombaan kepada : Keputusan ini di buat secara mutlak oleh panitia LAK sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga pendidkan berprestasi. Demikian berita acara ini kami buat dengan sebenr-benarnya dan dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani dan tanpa paksaan. Ciawi , 07 maret 2015 Ketua pelaksana, (.....................)

Jumat, 03 April 2015

bahrul hayat.P.hD

Jakarta, bimasislam—Setelah hampir 8 tahun mengabdi di Kementerian Agama, Bahrul Hayat, Ph.D, kini telah meletakkan jabatannya sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, dan digantikan oleh Prof. Dr. Nusyam, M. Si. Dalam sabutan perpisahannya di hadapan seluruh KPA (Kuasa Pengguna Anggaran) di lingkungan Kementerian Agama di Auditorium Prof. HM. Rasyidi Gedung Kemenag RI (17/4), Bahrul Hayat menyampaikan dirinya awalnya tidak pernah terbayangkan akan mengabdi di Kementerian ini. “Pada tahun 2004, saya ditelepon oleh Menag saat itu, Bapak M. Maftuh Basyuni, agar saya hijrah pengabdian di Kementerian Agama sebagai Sekjen”, tegasnya. Bahrul menegaskan, kata “hijrah” yang disampaikan oleh pak Maftuh terngiang hingga saat ini. “Saya meyakini bahwa mengabdi di Kementerian Agama bukanlah pengabdian biasa, tetapi sangat berat, karena Kementerian ini bukan saja melaksanakan tugas-tugas kepemrintahan, namun menjalankan tugas-tugas profetik, seperti soal-soal kerukunan, peningkatan penghayatan ajaran agama, dan lain-lain”. Jadi, imbuhnya, “bertugas di Kementerian ini merupakan panggila jiwa yang amat berat karena saya yakin Kementerian ini lebih kompleks daripada di Kementerian/Lembaga lainnya”, ungkapnya. Satu hal yang menjadi kebanggaan saya selama saya bertugas ini adalah berdirinya gedung Kementerian ini, di jalan MH. Thamrin ini, sebagai gedung yang memiliki simbol-simbol menarik. “Gedung yang dibangun ini sangat berbeda dengan gedung yang lain, yaitu seperti ada sebuah kotak besar yang diikat oleh tali-tali melingkar. Makna filosofis dari itu adalah bahwa Kementerian Agama memiliki fungsi sebagai pengikat dari semua keperbedaan masyaraat bangsa, khususnya keyakinan dan agama. Yang kedua, pada latai 20 gedung ini, kalau malam hari lampu dinyalakan dengan cukup terang sebagai simbol bahwa Kementerian Agama sebagai penerang yang lain. Kementerian Agama berada di depan dalam kepeloporan nilai-nilai kebaikan”, tandasnya dengan berapi-api. Di akhir sambutannya, Bahrul berpesan bahwa pihaknya memohon maaf kepada semua pihak yang telah bekerja sama selama ini jika ada salah dan khilaf. Namun, jika ada kebaikan, mohon tidak usah mengenang saya, karena ini merupakan kerja Tim. Sedangkan jika ada kekurangan atau kelemahan, silahkan tujukan kepada kami”, pintanya. Selamat bertugas di medan juang yang lain pak Bahrul, terima kasih atas dedikasimu kepada Kementerian ini, semoga Allah selalu bersama Bapak. (bieb/foto:bimasislam) - See more at: http://bimasislam.kemenag.go.id/post/berita/terima-kasih-untuk-pak-bahrul-hayat-mantan-sekjen-kemenag-2006-2014#sthash.VWSUt8sV.dpuf

Jumat, 27 Maret 2015

pembiayaan pendidikan

informasi publik

apakah yang dimaksud berpikir

kebijakan pendidikan penilain kebijakan

filsafat pendidikan

efektifitas kepemimpina pendidikan

kebijakan pendidikan

manajemen keuangan pendidikan

kepemimpinan pendidikan prof suherli 2

mbs

msdm

penilaian kognitif

manajemen sdm

makalah kepemimpinan

kepemimpinan pendidikan prof suherli

Popular Posts