Senin, 01 Desember 2014

kajian paradigma

KAJIAN PARADIGMA PENELITIAN PENDIDIKAN 1. Paradigma Penelitian 1.1 Pengertian Pardigma Dibawah ini adalah pengertian paradigma yang dikemukakan oleh para ahli yang dirangkum oleh kelompok kami adalah sebagai berikut: a. Paradigma ialah cara mengetahui realitas sosial yang dikonstruksi oleh Mode od Thought atau mode of inquiry tertentu, yang menghasilkan Mode of Knowing yang spesifik.(Thomas Kuhn : 1962) b. Paradigma adalah cara mendasar untuk mempersepsi, berpikir, menilai dan melakukan yang berkaitan dengan sesuatu secara khusus tentang realitas. Harmon (Moleong, 2004: 49) c. Paradigma adalah kumpulan longgar dari sejumlah asumsi, konsep, atau proposisi yang berhubungan secara logis, yang mengarahkan cara berpikir dan penelitian (Bogdan and Biklen: Mackenzie & Knipe, 2006). d. Paradigma adalah seperangkat aturan yang membangun atau mendefinisikan batas-batas dan menjelaskan bagaimana sesuatu harus dilakukan dalam batas-batas itu agar berhasil. (Bake Moleong : 2004: 49) e. Paradigma adalah tujuan atau motif filsofis pelaksanaan suatu penelitian. (Cohenn & Manion Mackenzie & Knipe, 2006) f. Paradigma adalah suatu pandangan yang mendasar dari suatu disiplin ilmu tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari. (Robert Friedrichs: 1970) g. Paradigma adalah pandangan yang mendasar dari para ilmuan tentang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh salah satu cabang/disiplin ilmu pengetahuan(George Ritzer(1980). h. Paradigma merupakan kerangka berpikir yang menjelaskan bagaimana cara pandang peneliti terhadap fakta kehidupan sosial dan perlakuan peneliti terhadap ilmu atau teori. Paradigma penelitian juga menjelaskan bagaimana peneliti memahami suatu masalah, serta criteria pengujian sebagai landasan untuk menjawab masalah penelitian (Guba & Lincoln, 1988: 89-115) i. Paradigma adalah pandangan yang mendasar dari para ilmuwan tetang apa yang menjadi pokok persoalan yang semestinya dipelajari oleh salahsatu cabang disiplin ilu pengetahuan. j. Paradigma ialah alat bantu bagi ilmuwan Untuk merumuskan berbagai hal yang berkaitan dengan apa yang harus dipelajari, persoalan-persoalan apa yang harus dijawab, bagaimana metode menjawabnya, aturan-aturan apa an arus diikuti dalam menginterpretasikan informasil yang diperoleh. 1.2. Pengertian Penelitian Kelompok kami merangkum definisi tentang penelitian yang dikemukakan oleh pendapat para ahli adalah sebagai berikut : 1. Penelitian adalah investigasi yang sistematis, terkontrol, empiris dan kritis dari suatu proposisi hipotesis mengenai hubungan tertentu antarfenomena (Kerlinger, 1986: 17-18) 2. Penelitian merupakan refleksi dari keinginan untuk mengetahui sesuatu berupa fakta-fakta atau fenomena alam. Perhatian atau pengamatan awal terhadap fakta atau fenomena merupakan awal dari kegiatan penelitian yang menimbulkan suatu pertanyaan atau masalah (Indriantoro & Supomo, 1999: 16) 3. Penelitian pada dasarnya merupakan penelitian yang sistematis dengan tujuan untuk memperoleh pengetahuan yang bemanfaat untuk menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah dalam kehidupan seharihari (Indriantoro & Supomo, 1999: 16) 4. Penelitian ialah suatu usaha untuk mengumpulkan, mencatat dan menganalisa sesuatu masalah. 5. suatu penyelidikan secara sistematis, atau dengan giat dan berdasarkan ilmu pengetahuan mengenai sifat-sifat daripada kejadian atau keadaan-keadaan dengan maksud untuk akan menetapkan faktor-faktor pokok atau akan menemukan paham-paham baru dalam mengembangkan metode-metode baru. Dari beberapa definisi penelitian di atas dapat disimpulkan oleh kelompok kami dengan pernyaaan kesimpulan mengenai penelitian adalah sebagai berikut : 1. Penelitian merupakan usaha untuk memperoleh fakta-fakta atau mengembangkan prinsip-prinsip (menemukan/mengembangkan/ menguji kebenaran). 2. Penelitian dapat dilakukan dengan cara/kegiatan mengumpulkan, mencatat dan menganalisa data (informasi/keterangan) 3. Penelitian harus dikerjakan dengan sabar, hati-hati, sistematis dan berdasarkan ilmu pengetahuan dengan metode ilmiah. 4. Posisi penelitian pada umumnya menghubungkan keinginan manusia, permasalahan yang timbul, ilmu pengetahuan dan metoda ilmiah. 5. Penelitian pada hakikatnya merupakan sebuah upaya untuk memprediksi, menemukan, atau memverifikasi kebenaran. Agar tujuan tersebut dapat dicapai, setiap penelitian harus menggunakan pendekatan yang tepat, karena pendekatan yang digunakan dalam sebuah penelitian sangat menentukan keseluruhan langkah penelitian tersebut. Sehubungan dengan itu, sejak awal pelaksanaannya pendekatan setiap penelitian sudah harus ditentukan dengan jelas. Penentuan pendekatan yang akan digunakan sangat tergantung pada paradigma yang dianut peneliti 1.3 Pengertian Paradigma Penelitian Yang dimaksud dengan Paradigma Penelitian adalah satu model penelitian humanistik, dalam rangka memprediksi, menemukan, atau memverifikasi kebenaran. Agar tujuan tersebut dapat dicapai, setiap penelitian harus menggunakan pendekatan yang tepat, karena pendekatan yang digunakan dalam sebuah penelitian sangat menentukan keseluruhan langkah penelitian tersebut. 2. Fokus Penelitian Berikut ini adalah pengertian focus penelitian yang dapat kami kemukakan adalah sebagai berikut : 1. Yang dimaksud dengan fokus penelitian ialah rincian pernyataan tentang cakupan atau topik-topik pokok yang akan diungkap atau digali dalam penelitian. Istilah lain untuk Fokus penelitian ialah rumusan masalah yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian dan alasan diajukannya pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan di lapangan. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan harus didukung oleh alasan-alasan mengapa hal tersebut ditampilkan. 2. Fokus penelitian merupakan rincian pernyataan tentang cakupan atau topik-topik pokok yang akan diungkap/digali dalam penelitian ini. Apabila digunakan istilah rumusan masalah, fokus penelitian berisi pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab dalam penelitian dan alasan diajukannya pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui gambaran apa yang akan diungkapkan di lapangan. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan harus didukung oleh alasan-alasan mengapa hal tersebut ditampilkan. Alasan-alasan ini harus dikemukakan secara jelas dan diajukan setelah diadakan studi pendahuluan di lapangan. 3. Model Penelitian Yang dimaksud dengan Model ialah pola , contoh, acuan atau ragam dari sesuatu yang akan dibuat atau dihasilkan (Departemen P dan K, 1984:75), sedangkan yang dimaksud dengan Model Penelitian ialah suatu cara yang logis dan sistematis tentang prinsip-prinsip dasar yang mengarahkan kita untuk melakukan penelitian ilmiah 4. Perbedaan Populasi dan Sampel 4.1. Pengertian Populasi a. Populasi adalah Kumpulan/ keseluruhan anggota dari obyek penelitian dan memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan dalam penelitian b. Populasi adalah keseluruhan objek psikologis yang menjadi perhatian. c. Populasi adalah sekumpulan data yang mempunyai karakteristik yang sama d. populasi adalah sekelompok orang, kejadian, atau segala sesuatu yang memiliki karakteristik tertentu. 4.2 Pengertian Sampel a. Sample adalah bagian tertentu dari unit populasi b. Sampel adalah himpunan bagian dari populasi. c. Sample adalah proses memilih sebagian (sampel) dari kelompok besar (populasi), untuk menjadi dasar memperkirakan (estimasi) situasi atau outcome yang ada di populasi tersebut e. Sampel adalah sebagian anggota populasi yang memberikan keterangan atau data yang diperlukan dalam suatu penelitian. Dengan kata lain, sampel adalah himpunan bagian dari populasi e. Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti f. Sampel adalah bagian dari populasi yang mewakili populasi tersebut. 4.3 Perbedaan Populasi dan Sampel Istilah populasi dan sampel tepat digunakan jika penelitian yang dilakukan mengambil sampel sebagai subjek penelitian. Akan tetapi jika sasaran penelitiannya adalah seluruh anggota populasi, akan lebih cocok digunakan istilah subjek penelitian, terutama dalam penelitian eksperimental. contoh: semua siswa yang ada dalam sebuah kelas dikatakan sebagai suatu populasi, adalah sedangkan sampelnya ialah beberapa siswa yang mewakili kelas tersebut. 5. Perbedaan Hasil Temuan Penelitian dengan Kesimpulan Penelitian 5.1. Temuan Penelitian Yang dimaksud dengan temuan penelitian ialah alat, proses, cara uatau usaha pengujian yang dilakukan secara teliti dan kritis dlm mencari fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan menggunakan langkah-langkah tertentu. Dalam mencari fakta-fakta ini diperlukan usaha sistematika untuk menentukan jawaban ilmiah terhadap suatu masalah. Adapun Penelitian itu sendiri memiliki pengertian seperti berikut ini : • Menurut David H. Penny Penelitian adalah pemikiran yang sistematis mengenai berbagai jenis masalah yang pemecahannya memerlukan pengumpulan dan penafsiran fakta-fakta • J. Suprapto Penyelidikan dari suatu bidang ilmu pengetahuan yang dijalankan untuk memperoleh fakta-fakta atau prinsip-prinsip dengan sabar, hati-hati serta sistematis.u • Sutrisno Hadi Usaha untuk menemukan, mengembangkan dan menguji kebenaran suatu pengetahuan. • Mohamad Ali Suatu cara untuk memahami sesuatu melalui penyelidikan atau usaha mencari bukti-bukti yang muncul sehubungan dengan masalah itu yang dilakukan secara hati-hati sekali sehingga diperoleh pemecahannya. Jadi Temuan penelitian itu dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Merupakan alat atau cara sebagai upaya untuk memperoleh fakta atau mengembangkan prinsip-prinsip (menemukan atau mengembangkan atau menguji kebenaran 2. Dengan cara atau kegiatan mengumpulkan, mencatat dan menganalisa data (informasi atau keterangan). Dikerjakan dengan sabar, hati-hati, sistematis dan berdasarkan ilmu pengetahuan dengan metode ilmiah. 5.2. Kesimpulan Kesimpulan berasal dari fakta-fakta atau hubungan yang logis. Pada umumnya kesimpulan terdiri atas kesimpulan utama dan kesimpulan tambahan. Kesimpulan utama adalah yang berhubungan langsung dengan permasalahan, maka kesimpulan utama harus bertalian dengan pokok permasalahan dan dilengkapi oleh bukti-bukti. Sedangkan pada kesimpulan tambahan, tetap menunjukkan fakta-fakta yang mendasarinya. PENGERTIAN PROFESI PENDIDIKAN, INOVASI PENDIDIKAN DAN AFIRMASI PENDIDIKAN TUGAS Disampaikan Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Kajian Paradigma Ilmu, Sosial dan Pendidikan dari Prof. Dr. H. Endang Sumantri, M.Ed. Oleh : ADANG HILMAN KELAS 11-D PROGRAM PASCA SARJANA UIVERSITAS GALUH KONSENTRASI MANAJEMEN SISTEM PENDIDIKAN 2010

0 komentar:

Posting Komentar

Gadget

Konten ini belum tersedia melalui sambungan terenkripsi.

Popular Posts